3 Fakta Menarik Dibalik Tersingkirnya Manchester United dari Liga Europa 2022/23

3 Fakta Menarik Dibalik Tersingkirnya Manchester United dari Liga Europa 2022/23
Reaksi Kecewa Pemain Man United setelah Tersingkir dari Liga Europa. (Sumber : mirror.co.uk)

Manchester United yang sempat diprediksi menjadi juara secara mengejutkan harus tersingkir dari liga Europa musim ini !

Kepastian tersebut terjadi setelah Manchester United dikalahkan tuan rumah Sevilla dengan skor 0-3 pada leg kedua perempat-final liga Europa di Ramon Sanchez Pizjuan Stadium, Jumat (21/4/2023).

Striker Sevilla sekaligus timnas Maroko berhasil menjadi bintang lapangan dalam pertandingan tadi malam dengan mencetak brace ke gawang Manchester United pada menit ke-8 dan 81.

Satu gol tuan rumah lainnya dicetak oleh Loic Balde, pemain asal Prancis yang berposisi sebagai bek tengah pada menit ke-47.

Bacaan Lainnya

Kekalahan ini membuat Man United dipastikan tersingkir dari perempat-final liga Europa dengan agregat 2-5.

Sebelumnya pada leg pertama di Old Trafford (14/4/2023), kedua tim bermain imbang dengan skor 2-2 dimana seharusnya Man United bisa meraih kemenangan apabila dua bek mereka, Tyrell Malacia dan Harry Maguire tidak mencetak gol bunuh diri pada menit terakhir.

Kekalahan Man United tersebut tentu diluar prediksi mengingat Sevilla sedang berada dalam kondisi yang cukup terpuruk di musim ini.

Setelah kekalahan Man United di markas Sevilla tersebut, berikut adalah deretan fakta yang tercipta, antara lain :

1. Man United Tidak Pernah Menang Melawan Sevilla dalam Lima Tahun Terakhir

Kekalahan pada laga tadi malam semakin memperpanjang rekor buruk Man United melawan juara enam kali liga Europa tersebut.

Dalam lima pertemuan terakhir sejak 2018 baik di liga Champions dan Eropa, Setan Merah hanya mampu meraih dua hasil imbang dan tiga kekalahan.

2. Man United Perpanjang Puasa Trofi di Kompetisi Eropa Selama 6 Tahun Lamannya

Tersingkir dari babak perempat final oleh Sevilla membuat Man United kini harus memperpanjang puasa trofi di kompetisi Eropa setelah enam tahun lamannya.

Trofi terakhir yang direbut Man United di Eropa adalah gelar juara liga Europa 2017 dimana mereka berhasil mengalahkan Ajax di partai final dengan skor 2-0.

3. Man United Kalah Kendati Menguasai 62% Ball Possession

Meskipun menguasai 62% ball possession, lini depan Man United rupanya cukup mandul dan gagal memanfaatkan peluang.

Tim asuhan Erik Ten Hag tersebut hanya mampu melepaskan tiga tembakan on-target dari total 16 percobaan.

Lain hal dengan Sevilla yang berhasil menciptakan enam tembakan on-target dari total 20 percobaan kendati hanya menguasai 38% ball possession.

Christopher
Pemerhati & Penganalisis Taktik serta Filosofi Sepakbola

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *