Analisis Perilaku Konsumen Terhadap Produk Nike

Nike
Nike. Source: CNBC.com

Nike merupakan salah satu brand yang cukup terkenal di kalangan masyarakat. Merk Nike merupakan produsen terbesar pakaian dan sepatu olahraga. Perusahaan ini didirikan di Oregon tahun 1964 dengan naman Blue Ribbon Sports dan belakangan naman ini diganti menjadi Nike.

Salah satu produk Nike yang terkenal yaitu Sepatu. Untuk koleksi dari sepatu Nike ini terdapat beberapa jenis sepatu yang dapat mendukung lebih menarik penampilan dengan desain atau produk yang sangat bagus.

Terdapat juga beragam dan manfaat yang berbeda beda. Seperti halnya terdapat pakaian, alat olahraga hingga yang terutama kami bahas ini yaitu sepatu. Brand Nike ini telah tersebar di penjuru dunia, selain kualitasnya yang baik brand ini juga banyak melakukan seperti promosi atau sponsor terhadap olahragawan terkenal.

Suatu produk tentunya mempunyai suatu kelebihan yang menjadi alasan produk ini banyak disukai oleh konsumennya. Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh produk Sepatu Nike ini di antaranya yaitu karena ringan digunakan.

Nike ini cukup ringan saat dipakai sehingga akan mempermudah dalam bergerak bebas. Kemudian Nike ini juga didukung dengan desain yang kekinian atau bisa dibilang mengikuti Trend atau zaman dan juga cocok untuk dipadukan dengan outfit apapun.

Selanjutnya yang terakhir yaitu menambah kepercayaan diri. Seseorang akan lebih tampil percaya diri dan juga menambah hal positif dengan apa yang sedang dilakukan oleh pemakainya. Namun di antara kelebihan tersebut Nike ini juga mempunyai suatu kekurangan yaitu pada price atau harga. karena Nike ditujukan untuk kalangan menengah ke atas jadi produk ini jika untuk kalangan anak remaja harganya kurang ramah di kantong.

Produk Nike ini sudah dapat diterima oleh masyarakat yang dibuktikan dengan penjualan produk yang terlihat pada situs https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/09/09/nike-merek-fesyen-olahraga-dengan-pendapatan-terbesar-di-2020 yang mana Nike tercatat sebagai Brand dengan pendapatan terbesar pada tahun 2020 yang pendapatannya mencapai sekitar Rp. 532,6 triliun.

Sudah diketahui saat ini muncul banyak sekali produk produk yang fake atau premium yang mengatasnamakan Nike, hal itu dapat merugikan pihak marketer Nike itu.

Saran saya sebaiknya Marketer dari produk Nike jika ada oknum yang memproduksi Nike di luar pabrik resmi sebaiknya ditindaklanjuti agar mengurangi populitas produk Nike yang fake.

Penulis: Fendy Aji Pramana
Mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Sarjana Wiyata Tamansiswa

Editor: Rahmat Al Kafi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *