Juventus Semakin Dekat untuk Mendapatkan Memphis Depay dari Barcelona

Juventus Semakin Dekat untuk Mendapatkan Memphis Depay dari Barcelona
Memphis Depay Terancam Kehilangan Posisinya di Barca (Sumber : mirror.co.uk)

Setelah berhasil merekrut pemain sayap kiri asal Serbia, yaitu Filip Kostic dari Eintracht Frankfurt pada hari Selasa (9/8/2022). Kini, Juventus dikabarkan tinggal beberapa langkah lagi untuk mendapatkan pemain baru, yaitu Memphis Depay.

Juventus tampaknya benar-benar ingin memperkuat tim untuk musim 2022/23. Musim lalu, Juventus gagal mendapatkan satu gelarpun untuk pertama kalinya sejak musim 2010/11. Selain itu, tim asuhan Massimiliano Allegri tersebut juga harus finish di peringkat ke-4 klasemen akhir Serie A.

Juventus juga harus kehilangan beberapa penyerang terbaiknya yang hengkang seperti Ronaldo, Dybala, Morata, dan Bernardeschi. Hal itu yang membuat Juventus mengincar dan mendatangkan pemain yang dapat berperan dalam sektor serangan untuk musim 2022/23.

Juventus memang telah berhasil mendatangkan Di Maria dan Kostic untuk menggantikan deretan penyerang yang hengkang tersebut. Selain itu, Juventus juga memiliki Vlahovic, Chiesa, dan Kean yang sudah bermain dari musim lalu. Namun, sepertinya Allegri masih membutuhkan pemain baru untuk memperkuat lini depan Juventus dan Depay adalah salah satu pilihanya.

Bacaan Lainnya

Memphis Depay saat ini memang sedang berada kondisi yang cukup pelik di Barcelona. Striker timnas Belanda tersebut hengkang dari Lyon dan bergabung ke klub Catalan tersebut setelah “diajak” oleh mantan pelatihnya di timnas Belanda, yaitu Ronald Koeman. Depay sendiri datang ke Barcelona setelah striker dan legenda besar Barcelona, yaitu Lionel Messi hengkang ke PSG.

Hengkangnya Messi ke PSG membuat Depay kemudian dianggap sebagai pengganti dan penerus Messi di Barcelona. Pada pertengahan musim, penampilan Depay memang cukup baik. Pemain keturunan Ghana tersebut bukan hanya rajin mencetak gol, namun juga sebagai salah satu kunci permainan dan otak serangan Barcelona.

Namun, dipecatnya Koeman dari kursi kepelatihan Barcelona sepertinya menjadi awal dari mimpi buruk Depay di Barcelona. Xavi Hernandez yang menjadi pelatih baru Barcelona, seperti tidak memberikan kepercayaan untuk Depay.

Hal itu semakin diperkuat setelah Xavi mendatangkan tiga penyerang baru di bursa transfer musim dingin 2021/22. Ketiga penyerang tersebut adalah Pierre-Emerick Aubameyang dari Arsenal, Ferran Torres dari Man City, dan meminjam Adama Traore dari Wolves. Kehadiran ketiga pemain baru tersebut membuat Depay seperti terpinggirkan dan lebih banyak memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Kondisi tersebut sangat berdampak terhadap catatan statistik Depay di Barcelona. Dalam waktu semusim 2021/22, Depay hanya mencetak 13 gol dan 2 assist dari 38 penampilan di semua kompetisi. Catatan tersebut berbanding terbalik ketika Depay masih bermain untuk Lyon, dimana dia mampu mencetak 74 gol di semua kompetisi dalam kurun waktu 4,5 musim.

Situasi Depay di Barcelona semakin terancam setelah Barcelona mendatangkan dua penyerang baru, yaitu Robert Lewandowski dari Bayern Munchen dan Raphinha dari Leeds United. Sudah dipastikan, bahwa kemungkinan besar Depay akan didepak oleh Xavi dari skuad Barcelona.

Oleh karena itu, beberapa klub berbondong-bondong untuk “menyelamatkan” Depay. Namun, sepertinya Juventus menjadi pihak terdepan untuk mendapatkan Depay.

Christopher
Pemerhati & Penganalisis Taktik serta Filosofi Sepakbola

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.