Preview Portugal vs Swiss: Akankah Jadi Momentum Ronaldo?

Ronaldo sedang berlatih bersama Portugal jelang menghadapi Swiss.
Ronaldo sedang berlatih bersama Portugal jelang menghadapi Swiss. (Foto: twitter.com/selecaoportugal)

Portugal akan berhadapan dengan tim nasional Swiss di babak 16 besar Piala Dunia yang digelar di Lusail Iconic Stadium pada Rabu (7/12) pukul 02.00 WIB dini hari.

Laga ini diprediksi akan berjalan ketat karena kedua tim sama-sama tak superior amat.

Portugal yang dihuni banyak pemain kelas eropa juga tak dapat berhasil membuktikan ketajaman serta produktivitas gol.

Total enam gol dan empat kebobolan masih menjadi catatan penting yang patut menjadi bahan evaluasi bagi anak asuh Fernando Santos.

Bacaan Lainnya

Tak berbeda juga di sisi tim nasional Swiss, kondisi mereka dengan mencatatkan dua kemenangan di babak grup tidak berjalan mudah.

Melawan Kamerun, Xhaka cs hanya dapat mencetak satu gol, dan pada laga penentuan Swiss harus rela dijebol dua gol meskipun masih dapat mencetak tiga gol.

BACA JUGA: Spanyol vs Swiss 1-2: La Furia Roja Tunduk di Hadapan Rossocrociati

Kebuntuan Swiss datang saat melawan tim yang lebih superior di atas kertas. Contohnya, saat mereka harus menelan kekalahan melawan Brazil.

Meski serangan tidak sulit dilancarkan, ketenangan dalam sisi penyelesaian akhir masih patut dikoreksi lebih dalam.

Ujung tombak andalan mereka, Breel Embolo juga masih menjadi andalan dengan 2 golnya.

Lini belakang sendiri menjadi posisi yang tak terlihat adanya masalah dalam skuad Murat Yakin ini.

Kuartet Ricardo Rodriguez-Manuel Akanji-Fabian Schar-Silvan Widmer masih tergolong kompak dan kuat dalam menahan serangan lawan terutama saat menghadapi Brazil, penyerang tim Samba itu dibuat kesulitan menembus.

Dari sisi Portugal, laga ini hendaknya akan membantu kapten mereka, Ronaldo, untuk bisa membuktikan diri lewat golnya.

Momentum itu tentunya sangat dicari oleh Ronaldo agar bisa mengembalikan rasa kepercayaan dirinya.

Melihat kekalahan melawan Korea Selatan kemarin, Portugal tak memiliki bek yang mumpuni dalam duel sprint.

Sehingga, serangan balik tentu menjadi hal yang akan menyulitkan Ronaldo cs apabila Swiss menggunakan strategi tersebut.

Meski ditinggalkan oleh performa Ronaldo yang biasanya membantu meningkatkan performa tim, Portugal seakan berserah kepada Bruno Fernandez sepanjang Piala Dunia ini.

Dirinya telah berhasil menjadi pemain yang tampil memukau lewat dua gol dan dua asis.

Expected goals (xG) nya pun menyentuh angka 1,02 rerata penampilannya di babak grup.

Pertandingan ini tentu tak kalah seru, apabila pertahanan Portugal menjadi semakin kuat dan para penyerang Swiss makin menemukan sentuhannya, hujan gol tentu akan tercipta.

Albert Agung Hosea Sidauruk

Sepakbola sebagai alat pemersatu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *