Empat Masalah Harus Dihadapi Allegri Sebagai Manajer Juventus

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri
Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. (Foto: Marco Canoniero/LightRocket via Getty Images)

MAJALAHSEPAKBOLA.COM – Jika Juventus tidak mempertimbangkan untuk memecat Max Allegri, tekanan justru akan meningkat dimana pelatih asal Livorno itu harus menyelesaikan empat masalah untuk mengakhiri krisis di Bianconeri.

Bianconeri hanya mengoleksi dua kemenangan dalam delapan pertandingan di semua kompetisi musim ini, kalah di kedua pertandingan pembuka fase grup Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Tagar #Allegriout telah menjadi tren di Twitter selama lebih dari 24 jam, dengan para penggemar Juventus menuntut segera dilakukan pemecatan.

Baca juga: Juventus Lebih dari Sekedar Krisis

Bacaan Lainnya

Namun, Bianconeri tidak mempertimbangkan untuk berpisah dengan bos mereka itu karena alasan keuangan.

Menurut Gazzetta, Allegri baru saja bertemu dengan direktur klub kemarin. Itu bukan ‘pertemuan darurat’ tetapi pertemuan reguler yang selalu terjadi setelah kekalahan.

Direktur klub mengharapkan hasil yang berbeda dalam beberapa minggu kedepan, tetapi Allegri harus mengatasi lima masalah utama, yang telah dirangkum oleh La Gazzetta dello Sport berikut ini:

Kebugaran Pemain

Para pemain Juventus terlihat kelelahan di setiap kali pertandingan. Mereka tampak dalam kondisi yang baik selama sekitar 20-25 menit, tetapi kemudian lawan lain berhasil berlari lebih cepat dari anak asuh Allegri.

Padatnya jadwal pertandingan yang dilakoni Si Zebra memang cukup wajar karena mereka harus bermain dengan selisih waktu yang sangat dekat. Bahkan tidak ada jeda waktu tujuh hari mereka harus bermain lagi.

Itu terjadi di setiap pertandingan yang dimainkan Juventus sejauh ini dan itu adalah situasi yang mengkhawatirkan mengingat musim baru saja dimulai.

Kerapuhan Mental

Leonardo Bonucci dan Danilo baru-baru ini menyarankan bahwa para pemain harus mengambil langkah maju dalam hal mentalitas.

Ini yang sangat terlihat saat kekalahan melawan Paris Saint-Germain dan Benfica diajang Liga Champions.

Ketika Juventus unggul, mereka tidak mampu mempertahankan keunggulan ketika tertinggal, mereka berjuang untuk bangkit.

Baca juga: Deretan Pelatih yang Layak Gantikan Allegri di Juventus

Cedera

Allegri memiliki beberapa pemain yang berada di ruang perawatan.

Yang paling menonjol adalah Paul Pogba dan Federico Chiesa, yang mungkin tidak akan kembali hingga akhir 2022.

Angel Di Maria juga gagal bermain secara konsisten, hanya mengoleksi empat penampilan (179 menit) di semua kompetisi.

Selain Gleison Bremer, Leandro Paredes dan Arek Milik, Allegri telah menggunakan susunan pemain yang sama seperti musim lalu karena pemain yang paling cocok masih belum fit.

Manuel Locatelli dan Adrien Rabiot telah melewatkan beberapa pertandingan terakhir karena cedera otot yang telah mempengaruhi performa Nyonya Tua selama setahun terakhir.

Baca juga: Juventus seperti Mundur Kembali ke Belakang

Gaya Bermain Yang Buruk

Ini adalah prioritas Allegri dan alasan mengapa dia juga dikritik selama kemenangan pertamanya di klub ketika dia berhasil mengangkat 11 trofi dalam lima tahun.

Juventus terlihat ‘bingung’ dan tanpa identitas. Benfica tahu persis apa yang harus dilakukan di Stadion Allianz saat Bianconeri kalah.

Kontrak Allegri bersama Juventus juga masih panjang, dia masih terikat kontrak hingga Juni 2025. Artinya jika didepak awal musim ini maka nominal pesangon yang harus dibayarkan oleh klub terbilang besar.

Tri Meljasi Bougenvillo
Penonton sepakbola layar kaca
Sumber: football-italia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.